
Tampak depan salah satu cabang rumah makan ayam goreng Mbok Sabar. Lokasi di Jalan Bantul Km.7 Niten Bantul Yogyakarta. Kata ‘Mbok Sabar’ dapat diartikan dua hal, yaitu berarti ‘Bu Sabar’ (Mbok=Bu) atau ‘sabar dong’.

Ketika mendengar atau membaca nama Bakso Krikil pertama kali akan terbayang hidangan bakso yang di dalamnya terdapat batu kerikil atau bakso yang terbuat dari kerikil. Ternyata, yang dimaksud Bakso Kerikil adalah hidangan bakso sapi yang bulatannya kecil-kecil seperti kerikil, tidak seperti bakso pada umumnya.

Pemandangan langka yang terjadi di salah satu ruas Jalan Bantul, Yogyakarta. Seorang pengendara motor seolah-olah sedang memanggul sebuah mangga raksasa di pundaknya. Atau bisa juga terlihat seperti manusia berkepala mangga. Mau diinterpretasikan bagaimanapun, hasil jepretan seperti ini langka dan unik.

Dari suatu desa di kecamatan Pundong, Bantul, Yogyakarta, terdapat segerombolan domba di kandang. Dengan tubuh yang gemuk, putih dan bersih, mereka terlihat gelisah. Gelisah menanti ajal mereka yang semakin dekat mengingat Idul Qurban tak akan lama lagi. Namun, satu diantaranya sadar, ini bukan saatnya untuk meratap. Lebih baik memuaskan diri bergaya di depan kamera, menyalurkan bakat terpendam menjadi model profesional.

Sepasang suami-istri tengah asyik menelusuri jalan pulang bersama saling bersisian. Tak perlu dikawal, tak perlu dipaksa. Mereka berjalan dengan angkuhnya. Karena mereka tahu, sebagai dua ekor sapi, harga mereka lumayan tinggi, apalagi di hari raya Idul Adha nanti.

Sayang sekali, pemandangan menakjubkan akan perahu-perahu nelayan yang berjejer di dermaga harus disandingkan dengan sampah yang berserakan. Orang tua dari anak kecil yang tampak berjalan dengan membawa kailnya ini pun mungkin tak ambil pusing dengan apa yang akan terjadi pada kesehatan buah hatinya kelak.

Dua gubuk ini tampak berbeda, namun sebenarnya sama saja. Gubuk di sebelah kanan memang sudah hampir tidak bisa disebut tempat tinggal. Gubuk di sebelah kiri terlihat masih cukup kokoh. Tetapi, siapa sangka akibat terkikisnya tanah tempat menopangnya, kondisinya akan menjadi seperti tetangganya hanya dalam waktu singkat?
pemandangan di daerah pinggiran kota. Tampak seorang gadis sedang mengais sampah demi sesuap nasi. Gadis tersebut tidak memperhatikan kebersihan di lokasi tersebut yang bisa saja menjadi sumber penyakit.
Tahukah Anda bahwa saat ini ketinggian air laut semakin meningkat? Gambar di atas diambil di salah satu pantai di pesisir pantai utara sebuah kota bernama Pekalongan.
Dalam gambar tersebut, tampak sebuah jembatan atau jalan penghubung menuju mercusuar di tengah laut sudah hancur tersapu ombak. Padahal sekitar 2 tahun lalu jalan tersebut masih utuh bahkan biasa dilewati kendaraan bermotor
Batik merupakan khasanah warisan kebudayaan Indonesia yang telah dipatenkan oleh UNESCO dan diakui secara internasional. Batik merupakan kain traditional khas Indonesia yang harus kita lestarikan. Setiap daerah memiliki corak motif batik yang berbeda-beda sesuai dengan cermin daerah tersebut.

Lekukan dan ukiran pada salah satu bagian di Masjid Agung Jawa Tengah ini bernuansa Timur Tengah. Sedangkan menara yang tampak pada foto tersebut memiliki tinggi 99 meter yang menunjukkan jumlah Asma’ul Husna.

Bangunan utama dari Masjid Agung Jawa Tengah ini memiliki 1 kubah yang dikelilingi 4 menara berujung lancip. Bangunan tersebut semakin dipercantik dengan adanya taman yang mengelilinginya.

Coba deh lihat anak kecil di atas… Lucu ya?! Kulitnya bersih, pipinya tembeb, rambutnya lurus… Ngegemesin!! Ada yang bisa menebak kira-kira apa yang sedang dipikirkan anak ini dengan imajinasinya yang luas?

Ini adalah bagian teras dari Masjid Agung Jawa Tengah. Di situ ada 6 buah payung raksasa yang didatangkan dari Madinah. Hanya pada saat-saat tertentu saja keenam payung tersebut dibentangkan seperti pada gambar.

Selesai menunaikan sholat wajib, orang ini menunaikan sholat sunnah yang tentunya bisa menyempurnakan amalan-amalan wajib lainnya. Tak perlu menunggu orang lain memenuhi masjid. Mulai dari diri sendiri, dan mulai saat ini.



mahmuddwis said,
November 21, 2009 @ 6:45 pm
“…yang biasa dan dibiasakan…” hahaha…I like it!
bagus kan angel camera-nya? siapab dulu donk yang njepret…
aku nggak sempet ke tanjung mas ji…
hahaha…nek daerahmu mbiyen mungkin sering kelep Ji…
cahyo said,
November 23, 2009 @ 4:06 am
,bagus yang mesjid ama latar lagit biru,
rumah mo amblas itu bagus uga,karena bawahnya air jadi kelihatan pantulannya,mungkin sudutny bisa dipasin lagi gitu..(sori awam..,
Ranny said,
November 24, 2009 @ 1:27 pm
deadline tgs tahap I senin lohh…
mahmud pulang lagi T_T
moga tgsnya bisa selesai…
smangat !!!
triokwekkwek said,
November 24, 2009 @ 5:11 pm
awas nek ra rampung yo mud…:kejam:
mahmuddwis said,
December 4, 2009 @ 5:22 pm
sante aja mbak2…